All Posts | Radius 001

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Penemuan Mayat Laki=laki di Bibir Laut Muara, Respon Cepat Polisi Lakukan Evakuasi dan Identifikasi

Cirebon Kota - sekira pukul 07.30 WIB pada (16/04/2026), warga Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon digegerkan de...

Postingan Populer

Senin, 16 Maret 2026

One Way Nasional Dimulai, Kendaraan dari Jateng dan Jatim Menuju Jakarta Dialihkan ke Jalur Arteri

Cirebon Kota – Penerapan rekayasa lalu lintas one way sepenggal nasional mulai diberlakukan pada Selasa (17/03/2026) pukul 12.00 WIB dari KM 70 Cikampek hingga KM 246 Pejagan Jawa Tengah guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik yang melintas di jalur tol selama pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan pada jalur tol Trans Jawa dengan arah dominan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga kendaraan yang bergerak dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jawa Barat maupun Jakarta dialihkan untuk melintas melalui jalur arteri nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, SIK, MSi melalui Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa penerapan one way sepenggal nasional tersebut merupakan langkah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat tajam pada jalur tol menuju arah timur selama arus mudik.

Ia menjelaskan bahwa pengalihan arus kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju wilayah Jawa Barat dan Jakarta diarahkan keluar dari jalur tol untuk melintasi jalur arteri sehingga pergerakan kendaraan pada jalur tol yang menuju arah timur dapat berjalan lebih terkendali.

Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang melintas pada jalur tol Trans Jawa serta kondisi arus kendaraan yang terus meningkat pada waktu-waktu tertentu selama periode arus mudik.

Pengalihan kendaraan menuju jalur arteri juga berdampak pada peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Cirebon sehingga aparat kepolisian melakukan pemantauan secara intensif pada sejumlah titik yang menjadi jalur perlintasan utama.

Beberapa ruas jalan arteri yang menghubungkan wilayah Cirebon dengan daerah sekitarnya menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang dialihkan dari tol sehingga diperlukan pengaturan pergerakan kendaraan agar arus lalu lintas tetap terjaga.

Selain itu, petugas juga memantau pergerakan kendaraan besar maupun kendaraan pribadi yang melintas di jalur arteri guna memastikan kendaraan dapat bergerak secara bergantian tanpa menimbulkan penumpukan kendaraan yang terlalu panjang.

Penerapan one way sepenggal nasional ini juga menjadi bagian dari upaya pengelolaan arus kendaraan selama masa mudik agar distribusi kendaraan antara jalur tol dan jalur arteri dapat berjalan seimbang.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi tetap terjaga demi keselamatan selama perjalanan.

((Red))

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di Grage Mall

Cirebon Kota - Aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan Grage Mall Cirebon menjadi perhatian jajaran Polres Cirebon Kota saat Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah fasilitas dan area aktivitas pengunjung pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 11.15 hingga 11.45 WIB guna memastikan kesiapan pusat perbelanjaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang masa libur Idul Fitri.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan dengan meninjau berbagai titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung di dalam mall, mulai dari area konter fashion yang dipadati masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan hingga fasilitas umum yang digunakan oleh pengunjung setiap harinya, sehingga kondisi kenyamanan serta keamanan pengunjung dapat terus terjaga selama aktivitas perdagangan dan rekreasi berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memastikan pusat perbelanjaan yang menjadi salah satu titik keramaian masyarakat tetap memiliki sistem pengelolaan fasilitas yang baik, khususnya pada periode meningkatnya kunjungan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, pusat perbelanjaan seperti Grage Mall menjadi lokasi yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian karena setiap hari menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah yang datang untuk berbelanja, bersantai, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga kondisi fasilitas serta sistem pengawasan perlu dipastikan berjalan dengan baik.

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang ada di pusat perbelanjaan dapat berfungsi secara optimal sehingga masyarakat yang berkunjung dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama berada di dalam area mall.

Ia menuturkan bahwa pihak kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengunjung di beberapa titik strategis seperti area konter fashion, kasir, serta jalur mobilitas pengunjung antar lantai guna memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan tersebut.

Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada kelayakan fasilitas eskalator yang menjadi sarana utama mobilitas pengunjung di dalam gedung mall, di mana kondisi alat tersebut diperhatikan untuk memastikan penggunaannya aman bagi masyarakat yang datang bersama keluarga maupun anak-anak.

Kapolres juga meninjau langsung area parkir kendaraan yang menjadi salah satu titik vital di lingkungan pusat perbelanjaan, sekaligus memastikan sistem pemantauan melalui kamera CCTV yang terpasang di sejumlah sudut mall dapat berfungsi dengan baik untuk mendukung pengawasan aktivitas di area tersebut.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa kegiatan pemantauan pusat perbelanjaan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung, sekaligus mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan agar selalu menjaga barang bawaan pribadi, mematuhi aturan yang telah ditetapkan pengelola, serta meningkatkan kewaspadaan bersama demi terciptanya lingkungan berbelanja yang nyaman bagi semua pihak.

((Red.))

Minggu, 15 Maret 2026

Peduli Sesama di Bulan Ramadan, Pemuda Pancasila PAC Depok Gelar Bagi-bagi Takjil untuk Pengguna Jalan


CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan sosial yang digelar oleh Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Ketua PAC Depok, Teguh, bersama sejumlah anggota, organisasi tersebut mengadakan kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di depan Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 bok makanan Rocket Chicken yang berisi ayam dan makanan ringan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai menu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi ini juga dihadiri oleh Camat Depok, Hj. Sundewi, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Depok, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kanit dari Polsek Depok Polresta Cirebon yang turut hadir memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pembagian makanan. Tidak hanya masyarakat sekitar, para pengguna jalan yang melintas juga ikut berhenti untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang dibagikan secara gratis.

Antusiasme warga terlihat jelas ketika sejumlah kotak makanan yang masih berada di dalam mobil panitia sudah dikerumuni warga. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak tampak bersemangat menunggu giliran untuk mendapatkan makanan tersebut.

Melihat situasi tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Depok, Teguh, dengan ramah mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan sabar saat menunggu giliran.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu mohon sabar untuk mengantri. Makanannya masih banyak, jadi tidak perlu khawatir kehabisan. Insya Allah semua kebagian," ujar Teguh dengan penuh keakraban kepada warga yang hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun oleh Pemuda Pancasila PAC Depok.
Menurut Teguh, kegiatan tersebut kini telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya, dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sudah kami lakukan untuk yang ke-11 kalinya. Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi kami semua, terutama bagi anggota Pemuda Pancasila," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Depok, Hj. Sundewi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dicontoh.

"Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Srikandi Pemuda Pancasila, yang juga merupakan istri dari Ketua PAC Depok, Teguh. Ia mengatakan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Sebisa mungkin kita harus menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama. Apalagi kami dari Pemuda Pancasila yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Pembagian nasi kotak seperti ini juga menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahunnya," tuturnya.

Menariknya, menjelang akhir kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, hujan lebat tiba-tiba mengguyur lokasi kegiatan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pemuda Pancasila untuk tetap menyalurkan makanan kepada masyarakat.

Beberapa anggota tetap bertahan di lokasi sambil membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintas, meskipun harus diguyur hujan deras.

Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima makanan berbuka puasa. Kegiatan ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan masih terus hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga didukung dari beberapa donatur yang menyisihkan sebagian rejekinya, diantaranya:
 
1. CV. Indosurya mahakan
2. CV. intrakon junior
3. PT. Glopac
4. BPK Wanjaya
5. H Mahmud Jawa
6. Taufik
7. CV. Awi watu
8. BPK Ayip shakdulo
9. BPK Ridwan
10. Pkd Darsina
11. Sdr Diki
12. Sdr Karno & Toni
13. BPK sandi Wijaya & BPK amin 
14. Seluruh Donatur SE kecamatan Depok. 
15. DR Hermanto



(Cephy)

Jumat, 13 Maret 2026

Komplotan Curanmor Lintas Daerah Dibongkar, Empat Pelaku Ditangkap Usai Kejar-kejaran Tengah Malam

Cirebon Kota - Aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor terjadi setelah Unit Buser Sat Reskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang selama ini diduga beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota pada Kamis malam (12/03/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tim yang dipimpin Iptu Deny Arisandy, S.H., M.H., C.PHR kemudian melakukan pengejaran terhadap tiga kelompok pelaku yang berjumlah enam orang yang diduga merupakan komplotan pencurian kendaraan bermotor roda dua yang beroperasi di beberapa wilayah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, dua orang pelaku berhasil diamankan di wilayah Pangenan Kabupaten Cirebon, sementara dua pelaku lainnya berhasil ditangkap pada Jumat pagi (13/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan pertigaan Gedung Negara Krucuk Kota Cirebon.

Dua pelaku yang pertama kali diamankan diketahui berinisial E.R. (22) dan R.A. (22) yang berasal dari wilayah Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, setelah petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.

Dari tangan kedua pelaku tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah anak kunci letter T, satu buah gagang kunci letter T serta satu buah magnet yang diduga digunakan untuk membuka tutup kunci kendaraan bermotor saat melakukan aksinya.

Sementara itu dua pelaku lainnya yang berhasil ditangkap beberapa jam kemudian diketahui berinisial W.K. (40) dan M.I. (23) yang juga berasal dari wilayah Kabupaten Indramayu dan diduga turut terlibat dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di berbagai wilayah.

Dari kedua pelaku tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam tanpa tanda nomor kendaraan bermotor, tiga buah gagang kunci letter T serta tiga belas mata kunci letter T yang diduga merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah wilayah Klayan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, namun dalam proses pengejaran petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik para pelaku berupa satu pucuk pistol mainan serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang ditinggalkan di lokasi pelarian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa komplotan tersebut diduga tidak hanya beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, namun juga di sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Kuningan serta Kabupaten Brebes di Provinsi Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku serta memburu dua orang pelaku yang melarikan diri, sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

((Red))

Polres Cirebon Kota Gelar Bazaar Pangan Murah, Beras hingga Minyak Dijual di Bawah Harga Pasar

Cirebon Kota - Upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelaksanaan Bazaar Gerakan Pangan Murah yang digelar di depan Mako Polres Cirebon Kota pada Jumat pagi (13/03/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak yang terhubung melalui zoom meeting nasional dan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si., dengan tujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota Kompol Sudarsono, S.H. menjelaskan bahwa pelaksanaan Bazaar Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di tingkat masyarakat sekaligus membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP kemasan lima kilogram yang dijual dengan harga Rp58.000 per paket sehingga masyarakat memiliki kesempatan memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh minyak goreng merek Minyakita dengan harga Rp15.000 per liter serta telur ayam yang dijual dengan harga Rp28.000 per kilogram sehingga memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Program Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program stabilisasi harga pangan yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dengan melibatkan berbagai pihak termasuk Perum Bulog sebagai penyedia komoditas pangan.

Gerakan Pangan Murah juga menjadi langkah konkret untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat sehingga gejolak harga kebutuhan pokok dapat diminimalisir terutama pada momentum menjelang hari besar keagamaan.

Selain membantu masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui stabilisasi harga di tingkat konsumen.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan kegiatan bazaar pangan murah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, serta mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut.

((Red))

Pergerakan Kendaraan Dipantau Ketat, Jalur Pantura hingga Tol Palikanci Jadi Fokus Ops Ketupat di Cirebon Kota


Cirebon Kota - Pergerakan kendaraan di jalur utama yang melintasi wilayah Cirebon Kota terus dipantau dalam rangka pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026, termasuk di jalur arteri Pantura dan ruas Tol Palikanci pada Jumat sore (13/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pemantauan arus kendaraan dilakukan untuk mengetahui perkembangan volume kendaraan yang melintas di jalur utama sekaligus memastikan aktivitas lalu lintas masyarakat yang melintasi wilayah Cirebon Kota dapat terpantau dengan baik.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara berkala pada sejumlah jalur utama yang menjadi perlintasan kendaraan masyarakat baik dari arah Jakarta menuju Cirebon maupun dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Berdasarkan hasil pemantauan pada jalur arteri Pantura dari arah Jakarta menuju Cirebon terlihat pergerakan kendaraan yang didominasi oleh kendaraan masyarakat lokal dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 20 hingga 40 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan.

Hal serupa juga terlihat pada jalur arteri Pantura dari arah Cirebon menuju Jakarta yang menunjukkan aktivitas kendaraan masyarakat yang masih didominasi kendaraan lokal dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran kecepatan antara 20 hingga 40 kilometer per jam.

Selain jalur arteri Pantura, pemantauan juga dilakukan pada ruas Tol Palikanci khususnya pada kilometer 204 hingga kilometer 211 baik pada jalur A maupun jalur B yang merupakan jalur utama penghubung wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pada ruas Tol Palikanci jalur A yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah, kendaraan yang melintas terpantau bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan serta belum terlihat adanya peningkatan kendaraan perjalanan jauh.

Sementara itu pada jalur B yang mengarah dari Jawa Tengah menuju Jakarta juga terlihat aktivitas kendaraan yang bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan volume kendaraan yang masih didominasi kendaraan perjalanan reguler.

Pemantauan juga dilakukan pada area istirahat atau rest area yang berada di kilometer 207 jalur A dan kilometer 208 jalur B dimana kendaraan yang memasuki area istirahat masih berada pada jumlah yang relatif rendah dengan kapasitas area parkir yang masih tersedia luas serta tingkat keterisian sekitar 20 persen.

Selain pada jalur utama, pemantauan arus kendaraan juga dilakukan di kawasan dalam kota yang meliputi area pusat perbelanjaan, kawasan wisata kuliner serta beberapa titik keramaian masyarakat dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran 20 hingga 40 kilometer per jam.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan selama perjalanan, serta apabila membutuhkan bantuan kepolisian di jalan dapat menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.

((Red.))

Kamis, 12 Maret 2026

Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H


Cirebon Kota. – Polres Cirebon Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mako Polres Cirebon Kota pada Kamis (12/3/26).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) yang bersama-sama mendukung pelaksanaan pengamanan di wilayah Kota Cirebon.

Apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas antarinstansi dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan bahwa Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia guna memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan dengan optimal,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai unsur pengamanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026. Kami mengedepankan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, fokus pengamanan meliputi jalur arus mudik dan arus balik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, stasiun, serta lokasi keramaian lainnya yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi aturan lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

“Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.
Apel gelar pasukan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi simbol kesiapan aparat keamanan dan instansi terkait dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

((Red.))